KAB NIAS — Pemerintah Kabupaten Nias terus mendorong percepatan pemulihan pascabencana yang terjadi pada November 2025. Pemerintah daerah menyebut dampak bencana tidak hanya mengenai rumah warga dan infrastruktur jalan, tetapi juga sejumlah fasilitas pendidikan di wilayah Kabupaten Nias.
Dalam rapat monitoring dan evaluasi bersama Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) pada 18 Agustus 2026, Pemerintah Kabupaten Nias membahas perkembangan penanganan pascabencana sekaligus kebutuhan pemulihan di berbagai sektor.
Bupati Nias Yaatulo Gulo menyampaikan bahwa berdasarkan dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P), nilai kerusakan dan kerugian akibat bencana mencapai sekitar Rp93,61 miliar, sedangkan kebutuhan penanganan pemulihan diperkirakan mencapai Rp101,17 miliar.
Fasilitas pendidikan menjadi salah satu sektor yang terdampak sehingga proses rehabilitasi membutuhkan koordinasi antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, pemerintah pusat dan instansi terkait.
Selain pemulihan bangunan, akses menuju sekolah juga menjadi perhatian. Kondisi jalan yang terganggu dapat memengaruhi aktivitas masyarakat, termasuk akses siswa dan guru menuju satuan pendidikan.
Pemerintah Kabupaten Nias menegaskan bahwa percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi diharapkan dapat dilakukan secara tepat sasaran. Penanganan infrastruktur menjadi penting agar pelayanan dasar, termasuk pendidikan, dapat kembali berjalan secara optimal.
Upaya pemulihan tersebut juga sejalan dengan prioritas Pemerintah Kabupaten Nias untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan dasar masyarakat. Dalam pernyataan pemerintah daerah pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, peningkatan kualitas pendidikan disebut sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah dalam RPJMD 2025–2029.
Dengan adanya koordinasi lintas pemerintah dan pemantauan langsung kondisi lapangan, diharapkan fasilitas pendidikan yang terdampak dapat segera mendapatkan penanganan sehingga kegiatan belajar mengajar masyarakat Kabupaten Nias dapat terus berlangsung dengan baik.




