NIAS — Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun Anggaran 2026 di SMP Negeri 1 Bawolato, Kabupaten Nias, terus menunjukkan perkembangan. Hingga Sabtu, 5 September 2026, progres pekerjaan dilaporkan telah mencapai sekitar 75 persen.
Program tersebut memiliki pagu anggaran sebesar Rp1.524.003.000 dan diarahkan untuk meningkatkan kualitas sarana serta prasarana pendidikan di lingkungan SMP Negeri 1 Bawolato. Sejumlah bangunan sekolah mendapatkan rehabilitasi agar kondisi fasilitas menjadi lebih layak dan mendukung kegiatan belajar mengajar.
Kepala SMP Negeri 1 Bawolato, Meimanius Waruwu, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa pekerjaan revitalisasi telah memasuki tahapan lanjutan menuju penyelesaian. Beberapa bagian bangunan bahkan sudah masuk tahap finishing seperti pengecatan, pemasangan fasilitas pendukung dan pembersihan area pekerjaan.
Lingkup pekerjaan meliputi rehabilitasi tujuh ruang kelas, satu perpustakaan, satu laboratorium dan satu toilet siswa. Perbaikan mencakup atap, plafon PVC, kusen, pintu dan jendela, serta sejumlah fasilitas pendukung lainnya. Untuk toilet siswa, pekerjaan juga mencakup lantai dan dinding keramik, kloset serta wastafel.
Program tersebut turut mencakup pengadaan mebel untuk laboratorium IPA dan perpustakaan, perbaikan lantai serta pengecatan sejumlah bagian bangunan. Pihak sekolah berharap seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai perencanaan dan tetap memperhatikan kualitas hasil pembangunan.
Meskipun revitalisasi telah berjalan cukup signifikan, kebutuhan infrastruktur sekolah masih belum sepenuhnya terpenuhi. SMP Negeri 1 Bawolato yang memiliki sekitar 528 siswa dan 35 guru masih membutuhkan tambahan ruang belajar, sementara empat bangunan lainnya disebut belum mendapatkan rehabilitasi.
Selain itu, pembangunan drainase dan penataan halaman sekolah juga menjadi kebutuhan yang diharapkan dapat memperoleh perhatian pada program berikutnya. Pihak sekolah berharap dukungan pemerintah daerah maupun Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dapat berlanjut sehingga kebutuhan fasilitas pendidikan dapat dipenuhi secara bertahap.
Dengan membaiknya sarana dan prasarana sekolah, lingkungan belajar diharapkan menjadi lebih aman, nyaman dan representatif bagi siswa maupun tenaga pendidik. Program revitalisasi tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan di Kabupaten Nias.




